Tuesday, October 22, 2013

Hijab di Dunia Modern

Busana Muslim
Wanita-wanita Barat percaya bahwa mereka mempunyai kebebasan untuk melakukan apa yang diinginkan. Ia merasa demikian karena telah begitu lama dan panjang memperjuangkan wanita dalam mendapatkan haknya untuk memilih, hak untuk bekerja dan mempunyai kehidupan sendiri, hidup mandiri dan diakui atau dihargai oleh masyarakat sebagi orang yang mempunyai kemampuan dan kecantikan. Untuk mencapai atau mendapatkan haknya itu maka wanita tersebut harus dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat maupun dalam lingkungan tempat kerjanya dengan cara misalnya menata gaya rambutnya, berdandan dan memakai baju yang cocok untuknya. Apabila ia berangkat kerja ia merasa bahwa perhatian semua orang tertuju padanya dan semua orang memandangnya. Ia merasa bahwa ia adalah pusat perhatian dan ia berfikir bahwa “semua mata tertuju padaku dan aku menyukainya”.

Sementara wanita lainnya yang hidup di negeri Barat, selalu bertanya tentang bagaimana cara berpakaian, dalam kehidupan sehari-harinya, dan bertanya-tanya apakah pakaian gelapnya dapat melindunginya dari kekejaman dan keburukan hidup ini. Rasa ketakutan senantiasa mengelilinginya; namun ia tetap melakukan aktivitasnya dan terus maju dengan tenang dan mudah. Hal ini karena kedamaian yang di dapat dari ‘kerudungnya’ besar sekali. Beda sekali dengan wanita-wanita Barat yang selalu ingin jadi pusat perhatian. Ini karena ia adalah seorang muslimah, dan muslimah yang memakai ‘hijab’.

Wanita yang menutup tubuhnya dari atas sampai bawah, bukanlah hal yang aneh lagi di kota-kota besar di Barat, tapi masih begitu banyak yang belum mengetahui apa makna dan alasan mengapa wanita tetap memakai pakaian seperti itu. Sementara yang lainnya menganggap bahwa hal tersebut merupakan suatu pemaksaan atau penindasan Islam terhadap wanita. Akan tetapi bagi seorang muslimah, dia menganggap bahwa akhirnya Islam akan tersebar ke seluruh pelosok dunia. Allah berfirman di dalam Al Qur’an :

“Katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudungnya dari leher hingga dadanya” (QS. 24:31)

Sejak kemunculan hijab di Barat maka pemberantasan/penghilangan pemakaian hijab datang terus menerus. Kemunafikan negeri Barat sudah terbukti jelas selama bertahun-tahun bahwa mereka memerangi Islam dan Hijab. Meskipun ada usaha penentangan ini, wanita-wanita pemakai hijab pun semakin bertambah. Dalam bahasa Arab, hijab adalah pakaian untuk menutupi atau menyembunyikan seseorang dari pandangan ghairu muhrim (yaitu seseorang yang dapat kamu nikahi misalnya sepupumu) dan itu merupakan kewajiban. Allah berfirman:

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka (apabila keluar rumah atau berada di antara laki-laki). Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal (menjadi seorang muslim).” (QS. 33:59).

Juga dikisahkan dalam hadist Rasulullah SAW:

“Aisyah melaporkan bahwa Asma’ putri Abu Bakar masuk ke rumah Rasulullah SAW dengan memakai pakaian yang tipis. Kemudian Rasulullah SAW memalingkan wajahnya seraya berkata: “Wahai Asma’ jika seorang wanita telah baligh (dewasa), maka tidak boleh terlihat sesuatu apapun dari dirinya kecuali ini dan ini” Dan beliau menunjuk kepada wajah dan telapak tangannya”. (HR. Abu Dawud).

Hijab haruslah menutup seluruh tubuh wanita. Dan hijab itu bukan berupa kain yang tipis yang sering wanita pakai dan mereka anggap bahwa mereka sudah menjalankan kewajiban Islam. Sepotong pakaian tipis di kepala tidak dapat menyembunyikan rambutnya yang keluar dan hal itu menyebabkan perselisihan sampai sekarang. Hijab tidak boleh terlalu mencolok, tipis atau transparan atau penuh gambar dan hiasan. Sesungguhnya Islam memerintahkan wanita untuk memakai khimar (kerudung atau penutup kepala dan dada) dan “jilbab” (sejenis pakaian longgar yang menutup semua auratnya dan pakaian sehari-harinya) ketika di luar rumah.

Wanita muslim yang memakai pakaian Islami, bukan untuk alasan apapun melainkan untuk mendapat kemuliaan dari Sang Pencipta, Allah SWT. Mereka melaksanakan perintah Allah SWT yaitu:

“Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS. 51:56)

Bagaimanapun wanita modern, ia tidak mengikuti aturan-aturan Sang Pencipta. Malahan ia hidup dalam suatu sistem masyarakat yang saat ini mempunyai aturan-aturan yang sebenarnya membebankan atau mengganggunya. Ia pun tidak punya waktu untuk memikirkannya bahkan bagaimana cara berpakaian. Ia bahkan memamerkan tubuhnya di poster-poster, plakat-plakat besar, televisi, majalah, dan surat-surat kabar. Sering juga ia dijadikan sebagai model untuk mempromosikan produk make-up, parfume, mobil, pakaian bahkan ice cream. Kadang ia dijadikan sebagai penjual dari produk barang dagangan dan kerajinan tapi mereka mengatasnamakan semua itu sebagai suatu seni, sebuah kebebasan dan sebuah kemerdekaan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Akan ada di antara umat penerusku, wanita yang memakai baju tapi telanjang dan di atas kepala mereka (akan terlihat seperti) punuk unta. Maka sungguh terkutuklah mereka.” (HR. Muslim).

Sebaliknya, seseorang yang merasa dirinya sebagai wanita yang memiliki kebebasan, sebenarnya dia adalah korban dan budak dari masyarakat modern. Dan wanita muslim terbebas dari sistem seperti ini.

Banyak faedah yang didapat dari menutup aurat, antara lain orang-orang akan menghadapinya dengan sikap penuh kejujuran. Ia akan dikenal karena kepandaiannya, intelektualnya, dan kepribadiannya, bukan dikenal karena bentuk tubuhnya, kecantikannya atau model rambutnya. Jatuhnya martabat wanita Barat adalah karena mereka selalu menjadi korban dari pelecehan seksual dan mereka dipaksa untuk mengikuti cara/kebiasaan-kebiasaan penganut teori kebebasan yang muncul pada saat ini.

“Hijab” membebaskan wanita dari perbudakan ini. Hijab menjauhkan manusia dari kepatuhan pada manusia menuju kepatuhan kepada Sang Maha Sempurna, yaitu Allah SWT.

Memakai hijab bukanlah perbuatan yang sia-sia. Seorang wanita mungkin menerima banyak cobaan dabn godaan karena kepatuhannya kepada Allah SWT. Akan tetapi jika dia menunaikan kewajibannya amaka tidak akan dianiaya oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal sholeh, baik ia laki-laki maupun perempuan sedang ia orang yang beriman, maka mereka masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun”. (QS. 4:124).

Dan bagi siapa saja yang tidak patuh pada hukum-hukum Sang Pencipta dan takut kepada manusia maka mereka adalah orang-orang yang merugi. Sebagaimana yang Allah SWT jelaskan dalam QS. 3:85:

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”

Akan tetapi siapa yang mencari ridho Allah SWT dengan mematuhi segala perintah-Nya, maka mereka termasuk orang-orang yang beruntung sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. 55:60:

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula”.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Gaya Trend Baju Muslim Modern dan Modis Saat Ini

Baju Muslim
Saat ini warna, model, bentuk yang dibuat para designer untuk baju muslim sudah semakin bervariasi. Anda dapat melihat koleksi terbaru yang banyak dijual di toko-toko baju muslim yang memperlihatkan keanekaragaman model baju muslim terbaru yang menarik. Tidak hanya mengikuti aturan agama tetapi juga design baju dibuat dengan mengikuti tren saat ini. Hal ini menunjukan bahwa Indonesia sudah menjadi kiblat mode untuk baju muslim. Para designer saat ini sudah lebih berani mengeksploitasi mode baju tidak hanya terpaku dengan aturan agama tetapi juga mengikuti selera yang sedang dibutuhkan oleh konsumen.

Anda dapat melihat para designer dari kota Bandung dan Jakarta telah membuat designnya yang lebih praktis dan tidak melulu membuat baju longgar seperti gamis atau abaya. Sekarang baju muslim lebih enak dilihat karena modelnya yang simple dan trendi. Dengan sentuhan seni yang tinggi banyak pula baju tradisional yang didesign menjadi lebih modern dan mengikuti selera yang sedang tren saat ini. Salah satu contoh yang paling up to date adalah baju muslim yang dibuat dari corak batik oleh perancang kondang Ramli sehingga menjadikan batik terlihat lebih modern dan menarik.

Saat ini para designer banyak memadukan baju khas Timur dengan sentuhan Barat sehingga trend mode tahun ini lebih banyak menampilkan keanekaragaman warna. Sehingga anda jangan kaget jika melihat baju muslim dengan design warna atraktif dan full color akan menghiasi toko-toko baju muslim. Anda akan melihat warna-warna terang seperti hijau terang, kuning dan merah dan juga ada aksen bunga yang akan menjadi tren mode saat ini.

Chossy Latu, designer terkenal juga menampilkan mode dengan design full color untuk melengkapi koleksi model Baju Muslim terbaru yang dibuatnya. Menurutnya koleksi warna warni ditujukan untuk para wanita muslim yang berjiwa muda, modern dan selalu ingin tampil lebih menarik dan lebih bergaya, Dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh para kaum muslimah maka dibutuhkan design baju muslim yang dinamis, praktis tetapi tetap elegan dengan perpaduan warna cerah dan gelap sehingga terlihat sangat unik dan dinamis. Chossy memadukan warna hitam dan kuning, indigo dengan hijau dan warna orange dipadukan dengan fuschia.

Busana Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Aneka Gaya dalam Berbusana Muslim

Busana Muslim

Gaya rancang tidak lepas dari perannya sebagai trend setter di dunia mode. tidak heran, bila busanamuslim dua lapis yang menajdi alternatif anda yaitu blazer, rok ataupun blus sehingga terkesan punya aksen gaya khas keraton.
Seperti terlihat lewat detail rok, yang dibuat seperti memakai jarik dengan salah satu ujungnya yang dilepas. Bertabur budaya mengadaptasi songket koleksinya sebagai busana. Jadi, tampilan songket tak hanya sebagai kain semata.
Taburan budaya nasional juga diperkuat dengan budaya Asia seperti tampilnya gaya Jepang dan India. Hadirnya motif layang-layang, serangga, bunga beraneka warna, hingga salju, sekaligus mewakili desain oriental.

Gaya kimono dalam model busana muslim terbaru yang hadir dengan kombinasi dua hingga tiga lapis ini mengadaptasi gaya lengan lebar. Disamping detail renda, overslag serta bordir yang bertabur payet. Atau tampilan busana muslim dengan sulaman dan bordir yang diaplikasi lewat motif bunga dari sari India yang dihadirkan dengan potongan yang lebih modern. Siluet tubuh lebih ditonjolkan lewat bahan sutra organdi yang dipilih.

Warna-warna cerah bisa anda dituangkan dalam balutan kain dengan warna yang sangat kuat. Di beberapa bagian koleksi berwarna putih dapat dihiasi aplikasi bordir, mote, ataupun payet dari warna terang seperti kuning, jingga, dan merah. Jelajah warna sebagai wujud dari karakter minimalis dalam busana muslim serba hitam dan putih karena melambangkan keanggunan perempuan.
Tidak heran bila anda menampilkan gaya dan model busana muslim terbaru dengan komposisi permainan warna ala perempuan Indonesia dengan dominasi kulit sawo matang yang berbasis tampil lebih fancy, simpel dan trendi.

Apalagi perempuan aktif lebih memilih menggunakan busana simpel agar mencerminkan dirinya yang energik. Meski punya gaya sporty dan dinamis tetapi anda tetap tidak mengenyampingkan sisi feminin. Permainan detail dari kemeja dalam bahan katun, linen, dan velvet akan menjadi alternatif gaya sporty anda yang menyematkan denim, sebagai varian agar tidak monoton.
Aksen kerah kemeja lipitan dan manset bisa menjadi alternatif untuk anda agar tampil lebih cantik dan menarik. Gaya abstrak dari garis-garis yang ditonjolkan pada busana tersebut dan sulaman tangan juga menjadi mempermanis busana anda.

Memadukan gaun, jas panjang, jaket, dan kemeja dengan celana ataupun rok yang bergaya etnik dan simpel. Setidaknya, rangkaian koleksi di atas bisa menambah referensi untuk gaya Baju Muslim anda.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Cantik Dengan Busana Muslimah

Busana Muslim
Berbusana muslim tidak hanya sekadar menutupi bagian tubuh. Sesuai syiarnya, mengenakan busana Muslim juga melindungi pemakainya dari hal-hal yang dapat mencederainya. Pilih busana yang longgar, yang menyamarkan siluet tubuh. Untuk bisa tetap tampil gaya dan mengikuti perkembangan mode, Anda bisa mencoba browsing di internet tentang kreasi-kreasi terbaru mengenakan busana muslim.

Berikut beberapa tip agar mengenakan Busana Muslim tak lagi terlihat membosankan:

Hindari hanya mengenakan bergo karena Anda akan terlihat tidak bergaya atau terkesan malas dandan. Bergo sebenarnya adalah kerudung yang digunakan di bagian dalam agar tampilan kerudung lebih rapih. Jadi sebaiknya, Anda tetap mengenakan kerudung di luar bergo.

Miliki aksesoris wajib seperti manset dan cardigan. Aksesoris ini dapat menyulap busana lengan pendek yang lagi tren layak dikenakan sebagai busana Muslim. Miliki beberapa warna yang netral yang bisa dipadupadankan dengan beragam corak dan model.

Sebaiknya tidak memilih busana dengan bahan transparan dan kaos yang ketat. Busana dengan bahan-bahan tersebut secara langsung akan menciptakan kesan seksi dan jauh dari hakikah menggunakan busana Muslim yang sesungguhnya.

Kreatif dengan kerudung. Saat ini sudah banyak kreasi berkerudung yang dapat Anda pelajari. Ubah gaya kerudung Anda sesuai dengan acara yang Anda datangi.

Pilihlah model dan bahan yang sesuai dengan kegiatan Anda sehari-hari. Tidak perlu memaksakan model yang sedang tren hanya karena ingin terlihat gaya. Jika kegiatan Anda cukup aktif, pilih bahan yang lebih kasual, menyerap keringat dan tidak mudah kusut.

Sesuaikan model dan motif busana muslim yang Anda pilih dengan bentuk tubuh. Gunakan bahan yang ringan untuk tubuh besar dan bermain tumpuk kain untuk si mungil.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Perjuangan Cinta Seorang Istri

Busana Muslim

Cerita yang mengharukan dan dapat memotivasi para suami dan juga para istri maupun calon suami istri. Saya yakin sahabat nanti pasti akan menyesal dan terpaksa membaca ulang dari awal jika melewatkan satu kalimat saja dalam kisah ini.

Suatu hari di sebuah rumah mewah di pinggiran desa, ada  sepasang suami istri, Rudi dan sang istri bernama yuli. Rudi adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Yuli adalah anak orang biasa. Namun kedua orang tua Rudi, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Yuli juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Karna meninggal saat ia masih kecil.
Orang memandang, mereka adalah pasangan yg sangat harmonis. Para tetangganya pun tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini. Sayangnya, pasangan itu belum lengkap.

Dalam kurun waktu sepuluh tahun usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anak. Akibatnya Rudi putus asa hingga walau masih sangat cinta, dia berniat untuk menceraikan sang istri, yg dianggap tidak mampu memberikan keturunan sebagai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan, dengan sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Yuli pun menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai.

Sambil menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan rencana perceraian tersebut kepada orang tuanya. Orang tuanya pun menentang keras, sangat tidak setuju, tapi tampaknya keputusan Rudi sudah bulat. Dia tetap akan menceraikan Yuli.


Setelah berdebat cukup lama, akhirnya dengan berat hati kedua orang tua itu menyetujui perceraian tersebut dengan satu syarat, yaitu agar perceraian itu juga diselenggarakan dalam sebuah pesta yg sama besar seperti besarnya pesta saat mereka menikah dulu. Karena tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan itu pun disetujui.

Beberapa hari kemudian, pesta diselenggarakan. Saya berani sumpah bahwa itu adalah sebuah pesta yg sangat tidak membahagiakan bagi siapapun yg hadir. Pak Rudi nampak tertekan, stres dan terus menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara Yuli tampak terus melamun dan sesekali mengusap air mata di pipinya. Di sela mabuknya itu tiba-tiba Rudi berdiri tegap dan berkata lantang,

"Istriku, saat kamu pergi nanti... ambil saja dan bawalah serta semua barang berharga atau apapun itu yg kamu suka dan kamu sayangi..!"
Setelah berkata demikian, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sadarkan diri.

Keesokan harinya, seusai pesta, Rudi terbangun dengan kepala yg masih berdenyut-denyut berat. Dia merasa asing dengan keadaan disekelilingnya, tak banyak yg dikenalnya kecuali satu. Yuli istrinya, yg masih sangat ia cintai, sosok yg selama bertahun-tahun ini menemani hidupnya.
Maka, dia pun lalu bertanya,

"Ada dimana aku..? Sepertinya ini bukan kamar kita..? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan..."

Yuli pun lalu menatap suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab,
"Suamiku... ini dirumah peninggalan orang tuaku, dan orang-orang ini para tetangga. Kemaren kamu bilang di depan semua orang bahwa aku boleh membawa apa saja yg aku mau dan aku sayangi. Dan perlu kamu tahu, di dunia ini tidak ada satu barangpun yg berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati kecuali kamu. Karena itulah kamu sekarang kubawa serta kemanapun aku pergi...!"

Dengan perasaan terkejut setelah tertegun sejenak dan sesaat tersadar, Rudi lalu bangun dan kemudian memeluk istrinya erat dan cukup lama sambil terdiam. Yuli hanya bisa pasrah tanpa mampu membalas pelukannya. Ia biarkan kedua tangannya tetap lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnya.

"Maafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa ternyata sebegitu dalamnya cintamu buat aku. Sehingga walau aku telah menyakitimu dan berniat menceraikanmu sekalipun, kamu masih tetap mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun..."

Kedua suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan saling bertangisan melampiaskan penyesalannya masing-masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya..

‘’ketahuilah sobat bahwa tujuan utama dalam pernikahan bukanlah  hanya untuk mendapatkan keturunan, memang diakui keturunan sangatlah di harapkan dalam pernikahan, tapi masih banyak hal-hal yang perlu di selami dalam hidup berumah tangga.

Untuk itu kita perlu meluruskan kembali tujuan kita dalam menikah, yaitu peneguhan janji sepasang suami istri untuk saling mencintai, saling menjaga baik dalam keadaan suka maupun duka. Melalui kesadaran tersebut, apapun kondisi rumah tangga yang kita jalani akan menemukan suatu solusi. Sebab proses menemukan solusi dengan berlandaskan kasih sayang ketika menghadapi sebuah masalah, sebenarnya merupakan salah satu kunci keharmonisan rumah tangga kita.’’

"Harta dalam rumah tangga itu bukanlah terletak dari banyaknya tumpukan materi yg dimiliki, namun dari rasa kasih sayang dan cinta pasangan suami istri yg terdapat dalam keluarga tersebut. Maka jagalah harta keluarga yg sangat berharga itu..!"

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:

0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Baju Muslim Modern

Busana Muslim

Baju Muslim adalah model pakaian yang disesuaikan dengan aturan kehidupan penganut agama Islam. Di dalam Al-Qur’an tertulis anjuran-anjuran dan kewajiban bagi orang muslim dalam hal berpakaian. Model baju yang tertutup dan serba panjang menjadi ciri khasnya baju muslim.

Baju muslim modern wanita – Baju muslim merupakan salah satu jenis busana muslim yang sangat banyak diminati dan cukup dinamis perkembangannya terlebih pada waktu menjelang hari raya Lebaran atau Idul Adha. Perkembangan baju muslim meliputi model serta desain yang ditawarkan selalu update. Untuk Anda kaum wanita muslimah yang ingin tampil cantik dalam balutan busana muslim yang sesuai syar’i, tidak perlu bingung karena saat ini sangat banyak toko maupun grosir yang menawarkan aneka model baju muslim wanita, baju muslim pria maupun baju muslim anak-anak dengan desain yang modern.


Memegang ketentuan syariah dalam memilih baju muslim adalah pertimbangan yang utama nyaman dan enak dikenakan serta sesuai dengan perkembangan jaman atau minimal tidak ketinggalan jaman. Maka tidak mengherankan jika para produsen baju muslim ini menghadirkan beragam model baju muslim modern terbaru. Sesuai dengan syariah tapi tetap modeis dengan baju muslim.

Busana Muslim modern pria - Untuk kamu Adam baju muslim pria juga tidak ketingalan.  Baju muslim pria yang paling popular ditengah masyarakat kita adalah baju koko. Istilah baju koko itu sendiri sebenarnya berasal dari negeri China dimana jenis busana ini merupakan pakaian adat dari salah satu suku di Cina dan dalam perkembangannya menjadi pakaian yang umum dikenakan oleh masyarakat Tionghoa. Baju koko sendiri kini banyak mengalami perubahan model yang modis dan identik sebagai busana muslim pria yang sangat digemari, baik itu yang berbahan kain batik maupun kain yang lainnya.

Berbagai model baju muslim modern pria sangat banyak pilihannya. Motif dan modelnya selalu mengikuti perkembangan fashion sekarang. Tentukan model dan motif baju muslim yang anda sukai.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

5 Bahan Kerudung yang Nyaman untuk Dipakai

Busana Muslim

Bukan hanya model dan corak saja yang akan diperhatikan oleh para Hijabers dalam memilih kerudung atau jilbab, tapi juga bahan yang tepat. Pemilihan bahan yang tepat untuk jilbab sangat penting dilakukan untuk mendapatkan kenyamanan saat memakainya. Selain itu, pemilihan bahan jilbab juga bisa membuat para

Hijabers jadi terlihat lebih modis. Bagi Anda yang masih bingung memilih bahan apa yang cocok untuk jilbab, simak ulasan berikut ini:

1. Kaos Bahan kaos memang sangat nyaman dipakai. Beberapa model jilbab yang memakai bahan kaos, antara lain bergo, shawl/pashmina, kerudung segitiga, dan lain sebagainya. Namun, bahan kaos ini lebih cepat melar jika sudah dicuci berulang kali.

2. Lycra atau spandex Bahan ini juga sangat nyaman dipakai karena tidak terasa panas dan lentur. Selain nyaman, bahan ini juga sangat mudah sekali perawatannya. Cukup dengan dicuci biasa dan dikeringkan di bawah sinar matahari. Jilbab berbahan lycra atau spandex ini ada yang memiliki efek mengkilap dan ada juga yang tidak.

3. Sutra Wanita berjilbab - Ist Wanita berjilbab – Ist Untuk jilbab atau kerudung yang berbahan sutra sebaiknya pilih yang lembut dan tipis agar jatuhnya jadi terlihat bagus. Namun, perawatan bahan ini perlu hati-hati.

4. Chiffon Banyak sekali kerudung atau jilbab yang berbahan chiffon, baik chiffon two tone maupun chiffon crepe. Anda bisa memakai kerudung atau jilbab berbahan chiffon dalam acara semi formal. Namun, Anda harus menyesuaikan bahan busana jika nemilih memakai jilbab berbahan chiffon.

5. Voile Voile termasuk bahan kerudung atau jilbab yang halus dan lembut sehingga cukup nyaman jika dipakai pada siang hari. Namun, pada bagian leher akan sulit dibentuk karena seratnya yang tidak lentur, seperti lycra dan kaos.

Itulah 5 bahan kerudung yang nyaman dipakai. Ketahuilah bahwa untuk bahan ciput atau bagian dalam kerudung harus menggunakan bahan katun, kaos, atau rayon yang terbuat dari serat alam. Jangan memakai ciput dari bahan polyester karena bisa membuat Anda jadi tidak merasa nyaman. Jika pemilihan bahan kerudung tepat, maka bisa membuat penampilan berjilbab Anda jadi semakin modis dan cantik.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Baju Muslim - Tradisi Nilai Keislaman

Busana Muslim

Model Baju Muslim - Tradisi Islam sebutan untuk pakaian yang mempertahankan kesederhanaan perempuan itu. Jadi, pakaian muslim yang menutup tubuh wanita dari kepala sampai kaki lebih disukai oleh perempuan Muslim. Secara tradisional, perempuan Muslim telah dipakai polos dan berwarna gelap, panjang, pakaian longgar disertai dengan jilbab sehingga hanya wajah mereka, atau dalam beberapa kasus hanya mata, terlihat. Namun, selama bertahun-tahun, keinginan untuk menjadi mode tanpa mengorbankan kerendahan hati mereka telah membuat perempuan Muslim permintaan pakaian bergaya. Desainer Fashion dari seluruh dunia telah merespon dan dirancang pakaian Islam yang bergaya, lihat barat dan belum sesuai dengan tradisi Islam dan adat istiadat.

Tren Busana Islam
Dorongan untuk menjadi modis tanpa mengorbankan dengan nilai-nilai agama mereka telah membuat perempuan Muslim melihat keluar untuk pakaian yang terlihat elegan, dan dirancang dengan indah dan menarik pada saat yang sama. Dataran tradisional pakaian Islam berwarna memiliki cara tertentu untuk Jilbabs berwarna dan Jilbab pencocokan mereka. Tidak hanya itu, para desainer sudah mulai menggunakan bordir, motif, manik-manik dan bahan lainnya untuk menghiasi pakaian tersebut, termasuk Jilbabs dan abaya. Pakaian Islam menarik yang dirancang sudah menarik perhatian wanita non muslim juga. olahraga International barang perusahaan, Nike, telah memperkenalkan sebuah jilbab atletik untuk dikenakan oleh wanita saat bermain voli.

Islam Pakaian : Jenis
laki-laki muslim dan wanita mengenakan pakaian yang menutupi tubuh mereka dan sederhana. Beberapa jenis pakaian utama Islam adalah:

  1.     Abaya adalah jubah hitam longgar dipakai bersama dengan niqab atau cadar wajah, yang mencakup bagian bawah wajah (sampai ke mata). sarung tangan panjang hitam biasanya dipakai untuk menutupi tangan di bawah Abaya.
  2.     Aktifitas Boshiya adalah cadar hitam Islam penuh, yang dimaksudkan untuk menutupi wajah benar-benar termasuk mata.
  3.     Setelah Burqua adalah pakaian luar longgar, biasanya disertai dengan jilbab yang memiliki lubang untuk mata. Hal ini dikenakan di atas pakaian normal seseorang, seperti salwar kameez.
  4.     kerudung adalah penutup kepala yang digunakan oleh wanita Muslim.
  5.     Hijab adalah kerudung yang menutupi rambut dan leher, dan biasanya memiliki kerudung yang menutupi wajah.
  6.     Jilbab dasarnya menutupi seluruh tubuh kecuali sisi, wajah, kaki dan kepala. Namun, bekerja sama dengan syal untuk menutupi kepala.
  7.     Niqab mencakup bagian bawah wajah seseorang.
  8.     Bisht dan Kaftan adalah jubah untuk laki-laki Muslim.
  9.     Keffiyeh atau Ghutra adalah sebuah mahkota tradisional yang dikenakan oleh laki-laki Muslim.

Berbagai macam pakaian Islam, termasuk jilbab dan Jijlabs, ditawarkan oleh EastEssence, penjual terkemuka laki-laki dan pakaian perempuan. Perusahaan ini dikenal dengan harga yang modern namun sederhana gaya dan terjangkau.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Tampil Modern dengan Baju Muslimah

Busana Muslim

Cantik Berbalut Baju Muslim

Baju muslim merupakan kebutuhan utama para wanita pemeluk agama Islam yang sudah mantab menggunakan jilbab. Dulu, baju muslim tidak begitu diminati dan banyak anak muda yang enggan memakai baju muslim karena modelnya yang tidak modern dan seakan tidak pernah berganti. Hal ini menyebabkan banyak wanita muda yang kesulitan untuk mencari baju muslim yang sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka. Keterbatasan model baju muslim ini menyulitkan mereka untuk tampil modis seperti wanita lainnya yang tidak memakai baju muslim. Tapi kini sudah berbeda kasusnya karena kamu bisa dengan mudah menemukan baju muslimah yang memiliki banyak sekali model dan juga memiliki banyak warna yang cantik. Banyak baju muslimah, pakaian muslimah yang pastinya bisa membuat Anda tampil cantik dan menawan anda bisa mencari baju muslim di tanah abang metro maupun di blok a dan blok b tanah abang. Kini tidak ada lagi kesulitan dalam berusaha tampil cantik dalam balutan baju muslim. Setiap tahunnya, kini ada banyak sekali model baru untuk baju muslim yang bisa Anda temui di toko khusus baju muslim. Anda bisa menemukan model baju muslim yang memiliki desain berbeda seperti kaftan atau baju muslim dengan hiasan payet. Kreasi yang dibuat oleh banyak desainer muda yang kreatif ini bisa kamu miliki dengan mudahnya.
 

Baju Muslim dengan Desain Modern

Wanita masa kini lebih memilih sesuatu yang berbau modern. Tak bisa dipungkiri bahwa desain baju muslimah, pakaian muslim yang modern lebih banyak diminati. Anda bisa memilih yang modern dan simpel atau modern dengan detail yang mengesankan. Hal ini tergantung pada selera, namun tujuannya adalah sama, yakni untuk membuat wanita yang memakai baju muslim menjadi lebih percaya diri dan tampil cantik dengan koleksi baju muslim yang modern yang ada di baju muslim tanah abang. Yang menyenangkan mengenai baju muslim modern adalah warna yang lebih berani. Masalah warna adalah masalah penting dan dalam hal ini, warna menjadi pilihan yang sangat berpengaruh dalam mengenakan pakaian. Baju muslim kini memiliki varian warna yang lebih banyak dan ini memang menjadi sebuah hal yang sangat menyenangkan bagi mereka yang suka dengan permainan warna. Lalu, yang kedua adalah detil dari sebuah desain. Untuk baju muslim yang akan digunakan untuk ke pesta, detil sebuah desain menjadi sangatlah penting. Banyak yang suka dengan hiasan payet yang memberikan kesan lebih glamor dan elegan saat dipakai untuk ke pesta. Selanjutnya adalah masalah pilihan bahan atau kain. Beberapa orang tidak suka dengan bahan chiffon karena panas dan pilihan lainnya adalah katun, rayon, dan masih banyak lagi yang membuat Anda nyaman saat memakai baju muslim.
 
Berkreasi dengan Baju Muslim dan Hijab

Selain fokus pada baju muslim sendiri, Anda bisa juga memadukannya dengan jilbab atau hijab ini juga anda bisa dapatkan di tanah abang blok a. Seni memakai kerudung yang kini banyak digemari oleh banyak pemakai baju muslim ini sangat menarik untuk diikuti. Banyak cara mengenakan jilbab yang menarik dan tidak membosankan. Tentu saja hal ini menjadi sangat super menarik karena Anda bisa tampil berbeda setiap saat dengan kreasi jilbab yang bisa Anda pelajari dengan mudah. Jika Anda suka dengan baju muslimah, pakaian muslimah yang simpel, Anda bisa memadukannya dengan style hijab yang lebih menarik. Tentu ini akan membuat Anda tampil lebih special dan lebih cantik yang pastinya sangat cocok sekali untuk kebutuhan harian dengan memakai busana muslim. Banyak majalah yang bisa Anda beli untuk belajar lebih mengenai kreasi jilbab yang pastinya akan sangat berguna bagi Anda.

Busana Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Cerita Nyata Yang sangat Sedih dan Mengharukan (Cewek Wajib Baca di jamin nangis)

Busana Muslim

”Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus”

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,

Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!.

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”

Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Itulah Cerita Nyata Yang sangat Sedih dan Mengharukan,
Semoga peristiwa ini bisa membuat kita belajar bersyukur dengan apa yang kita miliki,sebab :
Apa yang kita harapkan belum tentu kita dapatkan dan
apa yang kita dapatkan belum tentu itu yang kita harapkan ,
Tapi Percayalah Tuhan pasti memberikan Kita yang terbaik
(untuk/menurut kita dan untuk/menurut orang-orang yg kita cintai)

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033